KATA PENGANTAR
Puji
Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat
dan karunia-Nyalah, karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat
pada waktunya.
Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah
untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia yang telah diberikan oleh Ibu Wiwin Wiansyah,
dengan judul “Perawatan Tanaman”. Serta meyadarkan teman – teman tentang
pentingnya merawat tanaman dengan benar
Dalam penyelesaian karya ilmiah ini, kami banyak
mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan yang
menunjang. Namun, berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, akhirnya
karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan cukup baik. Karena itu, sudah
sepantasnya jika kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Wiwin Wiansyah selaku guru Bahasa Indonesia yang
tidak lelah dan bosan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada kami setiap
saat
2. Orang tua dan keluarga kami tercinta yang banyak
memberikan motivasi dan dorongan serta bantuan, baik secara moral maupun
spiritual.
3. Narasumber terpecaya dalam penelitian ini yang sudah
banyak membantu, Keluarga besar Petani Cibodas atas kesediannya memberikan
waktu untuk melakukan pengamatan, serta semua pihak yang ikut membantu dalam
pencarian data dan informasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, cetak
maupun elektronik, yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Terima kasih
atas semuanya.
Dengan membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk
lebih memahami tentang cara perawatan tanaman
Cianjur, 9 Febuari 2014
Penulis
DAFTAR
ISI
Halaman
|
KATA
PENGANTAR....................................................................................
|
i
|
|
DAFTAR
ISI...................................................................................................
|
ii
|
|
BAB
|
I
|
PENDAHULUAN
|
|
|
|
|
|
1.1
1.2
1.3
1.4
|
Latar Belakang
Masalah................................................
Rumusan Masalah............................................................
Tujuan Penulisan..............................................................
Metode Penulisan..............................................................
|
1
1
1
1
|
|
|
|
|
||
|
BAB
|
II
|
ISI
|
|
|
|
|
|
2.1
2.2
2.3
2.4
|
Pengertian
Tanaman…………………………………….
Cara
Membudidayakan Tanaman…………………….…
Cara
Merawat Tanaman dengan Baik………………...…
Cara
mengganti Media Tanam……………………..……
|
2
2
4
7
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB
|
III
|
PENUTUP
|
|
|
|
|
|
3.1
3.2
|
KESIMPULAN………………………………………..
SARAN…………………………………………….…..
|
8
8
|
|
DAFTAR
PUSTAKA....................................................................................
|
9
|
|||
KATA PENGANTAR
Puji
Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat
dan karunia-Nyalah, karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat
pada waktunya.
Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah
untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia yang telah diberikan oleh Ibu Wiwin Wiansyah,
dengan judul “Perawatan Tanaman”. Serta meyadarkan teman – teman tentang
pentingnya merawat tanaman dengan benar
Dalam penyelesaian karya ilmiah ini, kami banyak
mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan yang
menunjang. Namun, berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, akhirnya
karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan cukup baik. Karena itu, sudah
sepantasnya jika kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Wiwin Wiansyah selaku guru Bahasa Indonesia yang
tidak lelah dan bosan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada kami setiap
saat
2. Orang tua dan keluarga kami tercinta yang banyak
memberikan motivasi dan dorongan serta bantuan, baik secara moral maupun
spiritual.
3. Narasumber terpecaya dalam penelitian ini yang sudah
banyak membantu, Keluarga besar Petani Cibodas atas kesediannya memberikan
waktu untuk melakukan pengamatan, serta semua pihak yang ikut membantu dalam
pencarian data dan informasi, baik secara langsung maupun tidak langsung, cetak
maupun elektronik, yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Terima kasih
atas semuanya.
Dengan membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk
lebih memahami tentang cara perawatan tanaman
Cianjur, 9 Febuari 2014
Penulis
DAFTAR
ISI
Halaman
|
KATA
PENGANTAR....................................................................................
|
i
|
|
DAFTAR
ISI...................................................................................................
|
ii
|
|
BAB
|
I
|
PENDAHULUAN
|
|
|
|
|
|
1.1
1.2
1.3
1.4
|
Latar Belakang
Masalah................................................
Rumusan Masalah............................................................
Tujuan Penulisan..............................................................
Metode Penulisan..............................................................
|
1
1
1
1
|
|
|
|
|
||
|
BAB
|
II
|
ISI
|
|
|
|
|
|
2.1
2.2
2.3
2.4
|
Pengertian
Tanaman…………………………………….
Cara
Membudidayakan Tanaman…………………….…
Cara
Merawat Tanaman dengan Baik………………...…
Cara
mengganti Media Tanam……………………..……
|
2
2
4
7
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB
|
III
|
PENUTUP
|
|
|
|
|
|
3.1
3.2
|
KESIMPULAN………………………………………..
SARAN…………………………………………….…..
|
8
8
|
|
DAFTAR
PUSTAKA....................................................................................
|
9
|
|||
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Tumbuhan selalu di jumpai oleh kita diwaktu pagi,
siang sore ataupun malam bahkan ada juga
yang menjadikannya sebagai pelengkap kehidupan, tapi apakah kita bisa
merawatnya dengan baik, karena perawatan yang salah pada tanaman dapat
berakibat fatal apalagi bila dibiarkan terus - menerus dapat membuat tanaman
layu dan mudah terserang penyakit yang lebih parahnya lagi menyebabkan
kematian.
Perawatan yang salah harus ditanggulangi mulai dari
sekarang supaya membuat tanaman tahan lama dan awet. Penempatan atau
kecerobohan dalam merawat tanaman akan menimbulkan hama dan penyakit yang
merugikan, biasanya terjadi karena kita belum memahami sepenuhnya bagaimana
cara merawat tanaman dengan benar.
Tanaman
yang dirawat dengan benar tidak merugikan untuk kita karena bila kita
membudidayakannya dan mengelolanya dapan menjadi ladang usaha.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1
Apa itu tanaman ?
1.2.2
Bagaimana cara membudidayakan tanaman ?
1.2.3
Bagaimana cara merawat tanaman ?
1.2.4
Bagaimana cara mengganti media tanam ?
1.3 Tujuan Penulisan
Supaya
dapat lebih memahami dalam merawat tanaman dengan benar, serta
membudidayakannya
1.4 Metode Penulisan
1.4.1
Studi Pustaka
1.4.2
Pengamatan Langsung
1.4.3
Studi Lapangan
1.4.4
Wawancara
BAB
II
ISI
2.1 Pengertian Tanaman
Dalam pertanian, tanaman adalah beberapa jenis
organisme yang dibudidayakan pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada
masa ketika sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Pengertian ini dibedakan
dari penggunaan secara awam bahwa tanaman sama dengan tumbuhan. Pada
kenyataannya, hampir semua tanaman adalah tumbuhan, tetapi ke dalam pengertian
tanaman tercakup pula beberapa fungi (jamur pangan, seperti jamur kancing dan
jamur merang) dan alga (penghasil agar-agar dan nori) yang sengaja
dibudidayakan untuk dimanfaatkan nilai ekonominya. Tanaman "sengaja"
ditanam, sedangkan tumbuhan adalah sesuatu yang muncul atau tumbuh dari
permukaan bumi.
2.2
Cara Membudidayakan Tanaman
Budidaya
tanaman adalah usaha pengembangan tanaman dengan memanfaatkan media tumbuhan.
Budi
daya
tanaman saat ini banyak macamnya, salah satunya adalah budidaya tanaman hias. Tanaman hias mencakup
semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang sengaja di tanam dengan
maksud dan tujuan tertentu. Pemanfaatan tanaman hias tidak hanya terpaku pada
bunga saja, tapi juga mencakup buah, daun dan tangkai/ranting dapat menjadi
faktor keindahan tanaman hias.
Budidaya
tanaman hias tidak hanya menjadi hobi semata, tapi juga dapat menjadi peluang
usaha. Bagi yang memiliki hobi bercocok tanaman mungkin akan tertarik dengan
usaha ini.
Tidak sulit untuk memulai usaha ini, dengan keuletan dan ketekunan bisa
menghasilkan penghasilan yang cukup lumayan. Tentu saja tidak dalam waktu yang
singkat, diperlukan proses yang cukup lama. Tapi jika hasil budidaya tanaman hias yang anda tanam bagus maka
cukuplah untuk anda merasa puas. Yang perlu anda lakukan adalah
mempelajari cara budidaya tanaman hias agar
tidak salah dalam penerapannya.
Hal-hal
yang harus di perhatikan dalam budidaya tanaman hias adalah:
2.2.1 Media
Tanam: yang terdiri dari wadah atau pot tanaman dan juga
tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat
berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media
tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.
2.2.2
Pemilihan tanaman:
Pilihlah tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan
anda. Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan
juga bisa sangat sensitife.
2.2.3
Perawatan: perawatan
tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Siram tanaman
secukupnya untuk menhindari pembusukan pada akar tanaman. Gunakan pupuk kompos
untuk pemupukan, bila sulit anda juga bisa menggunakan pupuk buatan pabrik.
2.2.4
Tempat: Usahakan tanaman
tidak terlalu sering terkena sinar matahari, buatlah semacam
peneduh dari jaring -jaring untuk atap tanaman anda.
Air sangat
berperan penting terhadap tanaman, karena air berguna untuk mengontrol suhu
saat udara panas. Oleh karena itu penyiraman sangat berpengaruh terhadap
kehidupan tanaman, kekurangan dan bahkan terlambat menyiram tanaman berdampak
layu pada daun. Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanaman
akibat kekurangan kadar air dan juga suhu udara di sekitar yang
panas. Penyiraman terlalu banyak juga berdampak buruk terhadap tanaman, apalagi
tanaman dala pot. Ini akan membuat media tanam menjadi lumpur lebih lama
sehingga membuat akar tanaman membusuk.
2.3
Cara Merawat Tanaman dengan Baik
Cara Merawat tanaman pada pot sendiri memiliki
aturan-aturan tertentu dan tidak asal-asalan, Sebenarnya cara merawatnya pun
tidak sulit hanya saja harus memiliki ketelatenan yang cukup agar tanaman yang
kita tanam dan rawat tetap tumbuh dengan baik dan benar.
Tanaman juga butuh perawatan agar selalu tumbuh
dengan segar. Dalam merawat tanaman buah dalam pot harus memerhatikan beberapa
faktor. Seperti penyiraman di musim kemarau sangat diperlukan. Karena jika
memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu
semalam dan esoknya baru disiramkan.Usahakan benar-benar jangan sampai air
siraman menggenang lebih dari 12 jam.
Tanaman
sangat tergantung pada penyiraman, khususnya tanaman dalam pot. Apabila penyiraman terlambat, maka
tanaman akan cepat layu dan akhirnya mati karena penguapan dari sel-sel di
dalam tanaman. Sedangkan jika kelebihan penyiramannya
akan tidak baik juga, karena dapat
menyebabkan akar tidak dapat bernapas dan menjadi busuk.
Berbeda
halnya apabila kita menanam tanaman langsung di tanah terbuka, meskipun
kekurangan air masih dapat bertahan sebab dalam tanah masih banyak cadangan
makanan dan air.
2.3.1 Cara
Merawat Tanaman
2.3.1.1 Penyiraman Tanaman
Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau
sore hari. Ketika menyiram tanaman, usahakan mengenai semua bagian tanaman,
terutama daun-daunnya. Hal ini supaya tanaman kelihatan segar, dan sebaiknya
menggunakan semprotan agar air yang mengenai tanaman dapat berupa
butiran-butiran halus yang tidak merusak tanaman. Bila tanaman diletakan di
dalam ruangan tanaman tidak memmerlukan banyak air sebab di dalam ruangan
penguapannya sedikit dan bila diletakan di luar ruangan banyak memerlukan air
sebab di luar banyak terjadi penguapan.
2.3.1.2 Pemupukan
Pada tanaman berhubung setiap tanaman membutuhkan
unsur hara yang berbeda-beda antara jenis tanaman satu dengan yang lain maka
dosis pemberian pupuk pun berbeda-beda. Sesuaikan pemberian pupuk menurut dosis
yang telah ditentukan pada kemasan pupuk yang ada.
2.3.1.3 Tanaman Harus Tetap Sehat
Tanaman yang di letakkan di ruangan, sebaiknya
setiap 2 atau 3 minggu sekali dikeluarkan, sebab tanaman juga butuh menghirup
udara yang segar dan letak pada tempat yang posisinya terkena sinar matahari.
Tanaman dan lingkungan sekitarnya harus tetap bersih, bekas penyiraman atau
pemupukan jangan berserakan, karena hal itu dapat mengundang penyakit.
2.3.2 Hama
dan Penyakit Hama : kutu daun, ulat, thrips, lalat putih, dan jamur
2.3.2.1 Ulat, tanda-tandanya daun berlubang dan banyak kotoran ulat
disekitarnya. Cara mengatasinya, musnahkan ulat dan bersihkan tanaman dari
gulma-gulma yang dapat mengundang ulat.
2.3.2.2. Kutu Daun, tanda-tandanya tanaman menjadi kerdil, daunnya kering
atau menggulung, daun dan batangnya lemah. Cara mengatasinya, singkirkan
tanaman supaya tidak menyerang tanaman lain, bersihkan daunnya dengan air
hangat seminggu sekali dan semprot dengan obat yang sesuai dengan jenis tanaman
dan takaran.
2.3.2.3 Thrips, tanda-tandanya tanaman akan mengalami kegagalan dalam
membentuk bunga dan akhirnya rontok, bercak-bercak pada daun, serta daun
melepuh kemudian rontok. Cara mengatasinya, tanaman bersihkan dengan air
hangat, kemudian semprot daerah yang terkena hama dengan dengan obat yang
sesuai dengan jenisnya seminggu sekali.
2.3.2.4 Lalat Putih, tanda-tandanya permukaan baigian tas dan belakang
menjadi hitam dan terdapat kerumunan semut. Lalat ini meletakan telurnya
diprtmukaan bawah daun. Cara mengatasinya, semut dimusnahkan, kemudian tanaman
dibersihkan dengan air sabun atau air hangat dan disemprot dengan obat yang
sesuai.
2.3.2.4 Jamur, tanda-tandanya tanaman kelihatan layu, mahkota rontok,
pucuk daun keriting, serta tangkai dan akar membusuk. Cara mengatasinya, bagian-bagian
yang rusak dibuang, kemudian media tanam diganti dengan komposisi yang tepat,
dan disemprot dengan obat yang sesuai dengan dengan tanaman.
2.3.3 Manfaat Pemangkasan
Manfaat
pemangkasan bagi tanaman hias sangat banyak sekali dampaknya, diantaranya
yaitu: Agar cabang tanaman beraturan sehingga mempercantik penampilan tanaman.
Pertumbuhan batang dan bunga akan terlihat kompak. Dapat memicu munculnya
bunga-bunga baru sehingga meningkatkan pesona tanaman. Agar terhindar dari hama
dan penyakit, karena dapat memutus siklus hama.
2.3.4 Repotting
Repotting adalah penggantian media tanam, hal ini
dilakukan tentunya pada media tanam yang ada di dalam pot karena apabila tidak
diganti maka pertumbuhan tanam akan terhambat. Hal itu disebabkan karena media
tanam sudah terlalu masam atau akarnya
yang sudah memenuhi pot. Penggantian media tanam untuk tanaman tahunan
dilakukan 9-12 bulan sekali, sedangkan untuk tanaman musiman dilakukan 3-4
bulan sekali. Waktu penggantian media tanaman sebaiknya dilakukan pada sore
hari, apabila siang hari lakukan ditempat yang teduh
2.4
Cara
mengganti Media Tanam
2.4.1 Pertama, sebelum memasukkan tanah ke dalam pot
sebaiknya dicampur terlebih dahulu dengan pupuk secukupnya
2.4.2 Setelah itu, masukkan campuran tersebut
kedalam pot sebanyak 1/3 dari tanah tersebut
2.4.3 Kemudian, masukkan tanaman kedalam pot. Lalu
masukkan 2/3 dari tanah kedalam pot . Sebaiknya jangan terlalu penuh
2.4.4 tanaman pun sudah siap. Amati perkembangan
tanaman tersebut setiap 2 minggu. Agar tidak layu, siramlah tanaman tersebut 3
kali dalam seminggu.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Sebelum
kita merawat tanaman kita harus tahu bagaimana cara perawatanya mulai dari
penyiraman, penanaman, pemupukan, pemangkasan dan juga pergantian media tanam tidak
lupa pula hama dan penyakit pada tanaman wajib diketahui supaya bila tanaman
yang kita cintai terserang penyakit atau hama bisa segera diatasi dan tidak
berakibat fatal.
3.2 Saran
3.2.1 Kita harus tahu cara perawatan tanaman yang benar sebelum kita
mempraktekkan nya dan kita pun harus mengetahui jenis-jenis tanaman.
3.2.2 Kita harus tahu macam – macam hama dan penyakit pada tanaman.
3.2.3 Jagalah tanaman kalian supaya tetap sehat.
DAFTAR
PUSTAKA
Kimball, John
W. 1983. Biologi. Addison Wesley.
Campbell, Neil A. 1999. Biologi, Fifth Edition, Benjamin Cummings
0 komentar:
Posting Komentar